Kamis, Mei 31, 2018

Pengertian BIOS, Fungsi, Komponen dan Cara Kerja BIOS Lengkap

Pengertian BIOS, Fungsi BIOS, Komponen BIOS, Cara Kerja BIOS dan Macam BIOS - Mungkin banyak diantara kita sering mengenal istilah bios, namun tidak paham dari arti atau pengertian bios itu sendiri.

Basic Input atau Output System atau biasa dikenal dengan BIOS ini merupakan rangkaian dari tulisan bahasa Assembly yang dimana ia bertugas untuk menyetting yang ada di perangkat keras atau hardware yang terdapat pada komputer.

Tetapi perlu kamu garis bawahi pada sistem operasi yang terdapat di harddisk sangatlah beda, kalau untuk bios ia terletak pada umumnya di chip memori flash atau ROM yang dimana terbuat dari bahan Complementary Metal-Oxide Semiconductor atau biasa kita juluki sebagai sebutan CMOS.

Biasanya orang-orang juga beranggapan bahwa baterai yang merekat pada motherboard disebut dengan sebutan baterai CMOS. Nah baterai itulah yang sangat berguna dalam mengatur tanggal yang telah kita setting walaupun komputer sudah dimatikan tanggal tetap berjalan dengan semestinya matahari berjalan di bumi.

pengertian bios

Bios juga memiliki peran penting seperti halnya memuat sistem operasi atau biasa kita kenal dengan sebutan booting. Bios juga memiliki peran yang dimana ia dapat mengintruksi pada mikroprosessor untuk menyalakan daya komputer.

Nah, salah satu fungsi intruksi yang diperintahkan oleh bios pada mikroprosessor yakni Power On Self Test (POST) yang dimana ia bertugas menguji status pengoperasian semua hardware atau perangkat keras pada suatu komputer.

Intruksi lainnya yang diperintahkan kepada mikroprosessor adalah melakukan aktivitasi chip BIOS yang terdapat pada beberapa komponen lain pada komputer seperti Kartu Grafis dan SCSI, memerika serta mengelola peripheral komputer melalui rutinitas tingkat rendah selama proses startup tengah berjalan. Selain itu, ada lagi beberapa tugas yang dilakukan oleh mikroprosessor adalah manajemen clock, harddisk dan pengaturan lainnya.


Salah satu tugas utama dari bios yakni mengeksekusi tahap awal proses startup dengan melakukan pengecekan serta memastikan bahwa sistem operasi sudah memuat kedalam memori. Selain dari hal itu, bios juga memiliki fungsi lainnya seperti :

1. Menjalankan Perintah Power On Self Test (POST)

Salah satu tugas yang kita lakukan sebelum melakukan instalasi sistem operasi pada komputer yakni melakukan pengecekan beberapa perangkat yang ada di komputer tersebut. Selain dari itu, bios juga dapat memberitahu kita terhadap mengenai spesifikasi hardware yang tertanam pada motherboard.

2. Mengatur Konfigurasi Dasar Pada Komputer

Pada umumnya bios hanya mengatur konfigurasi terhadap perangkat-perangkat lain berdasarkan fungsinya masing-masing. Nah pada pengaturan konfigurasi ini biasa kita jumpai oleh seorang gamers untuk melakukan peningkatan performance atau kinerja komputer yang biasa kita kenal dengan sebutan overclocking.

3. Memberikan Informasi Dasar Pada Komputer

Selain menjalankan perintah power on self test dan mengatur konfigurasi dasar pada komputer, bios juga akan memberikan informasi-informasi dasar mengenai bagaimana interaksi tiap-tiap perangkat penting yang terdapat pada komputer seperti drive dan memory yang nantinya bertugas memuat sistem operasi.

Komponen-komponen Pada BIOS


Supaya bios dapat bekerja dengan baik tanpa kendala, maka bios membutuhkan beberapa komponen penting dengan perannya masing-masing diantaranya seperti :

1. Program BIOS Setup

Komponen ini berguna untuk mengubah konfigurasi komputer seperti tipe disk drive, hard disk, kinerja komputer, manajemen daya, yaa intinya sesuai keinginan user atau pengguna itu sendiri. Namun sayangnya bios ini lumayan rumit karena ia menyembunyikan beberapa perangkat, jadi kita harus memiliki kemampuan atau keahlian sedikit dalam mengatur bios mengenai detail-detail perangkatnya.

2. Driver

Komponen dari driver ini berfungsi sebagai perangkat-perangkat keras komputer seperti Input Device, VGA, Processor dan hardware lainnya dalam sistem operasi dasar 16 bit yang merupakan dalam golongan keluarga dari DOS.

3. Program Bootstraper Utama

Nah program yagn satu inilah yang memiliki peran penting dalam proses booting ke dalam sistem operasi yang sudah kita install pada sebelumnya.

Cara Kerja BIOS


Pada awalnya BIOS melakukan proses inisialisasi yang dimana di dalam proses tersebut user bisa mengetahui spesifikasi komputer seperti jumlah halnya kapasitas harddisk, memory, melihat informasi terhadap kartu VGA dan lain sebagainya. Selain itu, BIOS juga dapat melakukan scan atau pengecekan terhadap device ROM lainnya, seperti halnya saja harddisk melakukan pengetesan terhadap RAM.

Baca Juga : Pengertian Processor, Fungsi dan Jenisnya
Baca Juga : Pengertian Perangkat Peripheral, Fungsi dan Contohnya
Baca Juga : Pengertian Open Source Beserta Kelebihan dan Kekurangannya
Baca Juga : Pengertian Jaringan Peer to Peer Beserta Kelebihan dan Kekurangannya
Baca Juga : Pengertian ALU (Arithmetic Logic Unit) Beserta Fungsi dan Rangkaiannya

Setelah semua pengecekan dan pengetesan terhadap perangkat dibilang selesai, langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh BIOS yakni mengetahui keberadaan lokasi booting untuk memasuki sistem operasi yang telah terinstall.

Macam-macam BIOS


BIOS yang sering kita lihat dari versi sebelumnya adalah American Megatrends Inc. (AMI). Sebenarnya sangat banyak sekali macam-macam bios yang jarang orang ketahui, berikut daftar bios lengkapnya yang bisa kamu lihat pada ulasan dibawah ini.
  • Acer
  • Abit
  • AME Group
  • ALI (Acer Laboratories)
  • Amptron
  • American Megatrends
  • Antec
  • Amstrad
  • ASUS
  • Award
  • Aopen
  • Biostar
  • Bare-Bone
  • Compaq Computer
  • Commate
  • Computex
  • Computer Technology
  • Dell Computer
  • Data Expert (Expert Media)
  • Digital Equipment Corporation (DEC)
  • Diamond Multimedia
  • Elitegroup Computer Systems
  • FIC
  • Famous Technology
  • Fujitsu
  • Flexus
  • Gemlight
  • Gateway
  • Intel
  • IBM
  • Jetway
  • J-Mark
  • Jamicon
  • Koutech
  • Micron
  • Mylex
  • Matsonic
  • NCR
  • NEC
  • PC Partner
  • Packard Bell
  • Pine Group
  • Phoenix

Itulah beberapa peran penting mengenai BIOS terhadap sistem komputer, mulai dari pengertian bios, fungsi bios, komponen bios, cara kerja bios dan macam-macam bios. Semoga dengan ulasan-ulasan diatas dapat membantu tugas Anda atau dalam meningkatkan ilmu pengetahuan mengenai komputer.

Jika artikel ini dijadikan bahan skripsi, mohon dengan jujurnya ijin terlebih dahulu kepada kami supaya barokah hehe, cara ijinnya pun sangat gampang kalian cukup komentar saja dibawah dan nanti kami akan mengijinkannya, dan itu pasti dijinkan tetapi asalkan kalian ijin kepada kami dulu yaa dengan cara komentar dibawah hehehe.

Semoga dengan ulasan diatas sekali lagi bermanfaat untuk kalian, selamat beraktifitas kembali yaa gaesss, smangap broo.

Silahkan berkomentar apabila ada hal yang bingung atau sebagainya, dan mohon maaf apabila berkomentar disertai dengan link akan kami hapus.
Pastikan Anda berkomentar dengan bahasa yang sopan dan bertanya dengan artikel yang tengah terkait, supaya tim kami akan mudah untuk menjawabnya dari pertanyaan teman-teman.
Klik Disini Untuk Melihat EmoticonTutup Lagi