Rabu, Mei 23, 2018

Pengertian Internet of Thing atau IoT, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Ngomong-ngomong soal Internet of Things atau yang sering kita sebut dengan IoT memang tidak akan ada habisnya. Walaupun Internet of Things tidk memiliki definisi yang yang tetap, tetapi selalu saja ada bahasa yang muncul entah dari kebiasaan sehari – ahri kita ataupun benda – benda di sekitar kita yang dapat di jadikan sebagai alat yang dapat mempermudah kita dalam melakukan suatu aktivitas tertentu.

Pengertian Internet of Things

Tetapi, tidak semua perangkat merupakan bagian dari IoT, maka dariitu kita perlu menentukan perangkat tersebut masuk ke dalam IoT atau bukan. Untuk menentukannya anda dapat menggunakan pertanyaan berikut :
  • Apakah produk dari suatu vendor dapat bekerja sama dengan produk dari vendor lain yang berbeda ?
  • Misal, Dapatkah suatu saklar lampu dari vendor A berkomunikasi dengan kunci pintu dari vendor B dan bagaimana jika pengguna ingin memasukan termostatnya ke dalam komunikasi tersebut ?

Nah dari situlah, Internet of Things merupakan sebuah konsep atau gagasan dimana suatu objek memiliki kemampuan untuk transfer data melalui sebuah jaringan tanpa adanya interaksi dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke komputer. Internet of Things di kembangkan oleh Micro Electromechanical Systems (MEMS) yang merupkan sebuah konvergensi teknologi nirkabel. (Baca Juga : Pengertian Wireless dan Fungsinya)

Pengertian Apa Itu Internet of Things atau IoT


Pada Internet of Things, “A Things” dapat di artikan sebagai subjek. Contohnya pada sebuah mobil yang di lengkapi dengan built-in sensor yang akan memberi peringatan kepada pengemudi jika tekanan ban rendah.

Contoh lainya yaitu pada hewan peternakan dengan transponder biochip dan pada manusia dengan monitor implant jantung. IoT memiliki hungan sangat erat dengan komunikasi machine to machine (M2M) di bandingkan dengan manufaktur gas, listrik dan perminyakan.

Produk ini di buat dengan menggunakan konsep komunikasi M2M atau yang sering kita sebut dengan smart system. Contohnya yaitu smart meter, smart grid sensor, smart kabel dan lain sebagainya.

Sebenarnya Internet of Things masih dalam tahap pengembangan. Maka dari itu belum ada definisi yang pasti dari Internet of Things. Tetapi terdapat definisi alternatif Internet of Things yang di gunakan untuk memahami Internet of Things (IoT). (Baca Juga : Cara Download Lagu MP3 dari Youtube)

Menurut pendapat para ahli yaitu Kevin Ashton pada tahun 2009, mendefinisikan bahwa awal IoT adalah Internet of Things memiliki potensi untuk mengubah dunia seperti pernah di lakukan oleh internet bahkan mungkin lebih baik. Pernyataan tersebut di ambil dari pendapat berikut :

Hari ini manusia dan komputer, semuanya hampir ketergantungan pada Internet untuk segala informasi yang semua terdiri dari sekitar 50 petabyte dan data di Internet dan pertama kali diusung dan diciptakan oleh manusia. Dari mulai magnetik, menakan tombol rekam, mengambil gambar digital atau memadai kode bar.

Diagram konvensional dari Internet meninggalkan router menjadi bagian terpenting dari semuanya. Permasalahanya adalah banyak orang tidak memiliki waktu, perhatian dan akurasi yang terbatas. Mereka semua berarti tidak sangat baik dalam menangkap dan mengolah berbagai data tentang hal di dunia nyata. (Baca Juga : Cara Cepat Download Video di Youtube)

Dari segi fisik dan begitu juga lingkungan kita. Gagasan dan informasi begitu penting, tetapi banyak lagi hal yang penting. Namun yang lebih parahnya Teknologi informasi pada saat ini juga sangat ketergantungan pada data yang berasal dari banyak orang sehingga komputer kita tahu lebih banyak tentang semua ide dari hal-hal tersebut

Sedangkan menurut Casagras (Coordinator and support action for global RFID-related activites and standadisatuion) mendefinisikan Internet of Things atau IoT sebagai sebuah infrastruktur jaringan global, yang menggabungkan benda – benda fisik dan virtual melalui eksploitasi, capture dan kemampuan komunikasi.

Infrastruktur ini terdiri dari jaringan yang telah ada, dan internet berikut dengan pengembangan jaringannya. Semua itu akan menawarkan identifikasi objek , sensor dan juga kemampuan koneksi sebagai dasar untuk pengembangan layanan dan aplikasi yang kooperatif yang independent.

Selain itu, penjelasan diatas dapat juga di tandai dengan tingkat otonom data capture yang tinggi, konektivitas jaringan, event transfer dan juga interoperabilitas.

Nah itulah artikel dari kami tentang Apa itu Pengertian Internet of Things atau IoT. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat bagi anda yang membutuhkan dan juga dapat menambah ilmu anda. Cukup sekian artikel dari saya yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel dari feri tekno. Sampai jumpa di next artikel.

Artikel ini kami bekerja sama dengan mastekno.com .

Buka Komentar Disini