Lainnya

Jenis Asuransi Kesehatan

Jenis jenis asuransi yang sebenarnya wajib dimiliki setiap orang adalah asuransi kesehatan, seperti asuransi jiwa dari PFI. Dengan memiliki jenis asuransi yang satu ini, finansial Anda dapat terlindungi ketika sekali waktu Anda mengalami sakit dan membutuhkan penanganan medis.

Sayangnya, kesadaran orang untuk menjadi peserta asuransi kesehatan masih perlu dipupuk. Banyak pihak masih beranggapan asuransi merugikan karena uang premi yang disetor tidak dapat dikembalikan. Ini sekalipun Anda tidak pernah mengalami sakit ketika menjadi peserta asuransi.

Padahal, dengan memiliki asuransi kesehatan, kondisi finansial Anda akan menjadi lebih aman. Anda tidak perlu khawatir lagi mengenai biaya pengobatan apabila suatu saat terserang sakit.

Sebagai contoh Anda membutuhkan biaya untuk pemasangan ring jantung karena penyakit jantung koroner. Jika tidak mengikuti asuransi kesehatan, setidaknya Anda perlu mempersiapkan dana minimal Rp 100 juta. Namun, jika Anda terdaftar sebagai peserta asuransi kesehatan khususnya untuk penyakit kronis, biaya pemasangan ring dan perawatan akan ditanggung pihak asuransi.

Karena itu, menjadi penting untuk menjadi peserta asuransi kesehatan sedini mungkin, tidak terkecuali bagi Anda para first jobbers. Jangan takut dengan mitos yang kerap mengatakan asuransi kesehatan hanya memboroskan uang Anda dan biaya preminya akan menguras isi dompet. Nyatanya, Anda bisa memilih jenis-jenis asuransi kesehatan yang cocok dengan kondisi Anda.

Jenis-jenis Asuransi Kesehatan

Berikut ini adalah jenis asuransi kesehatan yang direkomendasikan bagi para first jobbers.

asuransi kesehatan untuk karyawan

1. Asuransi Kolektif

Ada dua jenis asuransi kesehatan jika dilihat dari pihak yang tertanggung. Pertama ada asuransi kesehatan kolektif. Lalu yang kedua ada asuransi kesehatan pribadi.

Sesuai namanya, asuransi kesehatan kolektif adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat pertanggungan biaya kesehatan pada kelompok tertentu.

Umumnya jenis asuransi ini sudah disediakan pihak kantor untuk para karyawannya. Asuransi kesehatan pribadi memberikan manfaat pertanggungan biaya kesehatan pada satu orang, sesuai polis asuransi yang tertera.

Bagi first jobbers, lebih baik Anda memanfaatkan asuransi kolektif yang sudah disediakan perusahaan tempat Anda bekerja. Dengan demikian, Anda tidak perlu menyediakan pos tersendiri untuk membayar asuransi kesehatan.

Apabila perusahaan tempat Anda bekerja tidak menyediakan asuransi kesehatan secara kolektif, barulah Anda bisa mempertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan yang bersifat pribadi.

2. BPJS Kesehatan

Sudah tidak asing bukan dengan jaminan kesehatan yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Nyatanya, BPJS Kesehatan juga termasuk asuransi yang pengelolaan dananya diatur dan diawasi negara. Dilihat dari pengelola dananya, ada pula asuransi kesehatan yang dikelola swasta.

Untuk first jobbers, BPJS Kesehatan lebih direkomendasikan untuk menjadi pilihan asuransi kesehatan. Tidak hanya menyediakan layanan lengkap, BPJS Kesehatan dinilai ramah di kantong first jobbers yang umumnya memiliki gaji yang masih sangat terbatas. Ini karena gaji first jobbers umumnya hanya sebatas upah minimum provinsi (UMP), untuk kawasan Jabodetabek saat ini berkisar Rp 4-5 juta.

BPJS Kesehatan menjadi sangat ramah bagi kantong first jobbers karena harga preminya sangat terjangkau. Jenis asuransi rakyat ini terbagi menjadi tiga kelas dengan rentang biaya premi Rp 42.000-150.000 per bulan.

3. Asuransi Tanggungan Total

Ketika hendak memilih jenis-jenis asuransi kesehatan, jangan lupa memperhatikan biaya yang ditanggung pihak penyedia asuransi tersebut. Setidaknya, ada dua jenis asuransi kesehatan berdasarkan biaya yang ditanggung, yaitu asuransi tanggungan total dan asuransi tanggungan tertinggi.

Asuransi kesehatan yang bersifat tanggungan total artinya ketika menjadi peserta jenis asuransi ini, seluruh biaya kesehatan yang Anda butuhkan akan ditanggung penyedia asuransi, mulai dari deteksi dini sampai perawatan inap ataupun sebagainya. Sementara itu, asuransi kesehatan yang bersifat tanggungan tertinggi hanya akan menanggung biaya perawatan kesehatan dengan nilai yang tertinggi.

Nyatanya, tiap komponen biaya kesehatan akan selalu cukup menguras isi dompet Anda. ketika memutuskan untuk menjadi peserta asuransi kesehatan, sebaiknya Anda memastikan uang yang dikeluarkan sebagai premi tiap bulan mampu menanggung total biaya kesehatan.

4. Asuransi Rawat Jalan

Berdasarkan perawatan yang bisa Anda dapatkan, asuransi kesehatan terbagi menjadi dua jenis. Jenis pertama adalah asuransi rawat inap, jenis kedua adalah asuransi kesehatan rawat jalan.

Ketika memilih jenis asuransi rawat inap, pihak penyedia asuransi hanya akan menanggung biaya perawatan jika Anda terpaksa dirawat di rumah sakit. Setiap pihak asuransi memiliki ketentuan berbeda mengenai kategori seseorang dirawat inap. Namun, rata-rata berkisar 16-24 jam di rumah sakit sudah terkategori rawat inap.

Ketika menjadi peserta asuransi rawat jalan, pihak asuransi tidak hanya menanggung biaya pengobatan Anda ketika dirawat. Saat Anda mesti melakukan pemeriksaan ke dokter, laboratorium, ketika harus menjalani terapi, semua ditanggung pihak asuransi.

Jenis asuransi rawat jalan menjadi lebih menguntungkan bagi first jobbers. Dengan jenis asuransi kesehatan yang satu ini tidak perlu memusingkan dana pengobatan, jika sekali waktu merasakan tidak enak badan dan membutuhkan konsultasi ke dokter. Bagaimana pun, biaya untuk konsultasi maupun tes laboratorium sebagai deteksi dini yang tidak memerlukan rawat inap juga tergolong cukup besar.

5. Asuransi Cashless

Ketika memilih asuransi kesehatan, perhatikan juga metode pembayaran yang diterapkan penyedia asuransi tersebut. Ada dua jenis asuransi kesehatan jika dilihat dari metode pembayaran yang diterapkan; yaitu asuransi kesehatan cashless dan asuransi kesehatan dengan metode reimbursement.

Apabila memilih asuransi cashless, umumnya Anda akan memiliki kartu anggota yang dapat dijadikan jaminan tiap kali hendak melakukan pengobatan yang dibutuhkan. Dengan kartu anggota tersebut, Anda tidak perlu lagi mengeluarkan dana terlebih dahulu untuk membayar biaya perawatan.

Pihak rumah sakit akan langsung menagihkan biaya pengobatan Anda kepada penyedia asuransi. Karena alasan itulah, jenis asuransi kesehatan dengan metode cashless lebih diminati orang dan sangat cocok untuk para first jobbers.

Asuransi kesehatan dengan metode reimbursement membuat para pesertanya mesti menyediakan dana terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan perawatan kesehatan yang dibutuhkan. Setelah itu, peserta asuransi tersebut dapat mengajukan klaim kepada pihak asuransi untuk masalah reimburse terkait biaya yang dikeluarkan.

Jenis asuransi ini menjadi beban tersendiri bagi para first jobbers. Ini karena para pekerja awal tersebut mesti menyiapkan dana terlebih dahulu untuk melakukan pengobatan.

#Kesimpulan

Selain mempertimbangkan jenis-jenis asuransi kesehatan di atas, Anda juga perlu memperhatikan dengan saksama mengenai penyedia asuransi yang bersangkutan.

Pilihlah penyedia asuransi kesehatan yang sudah terpercaya dan terbukti mampu memberikan pertanggungan yang diharapkan, seperti PFI Mega Life. Pastikan pula asuransi kesehatan yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda di masa depan.

Baca juga yuk cara beli token listrik di tokopedia, bulakapak & traveloka bagi kamu yang belum mengetahuinya.

Memiliki asuransi kesehatan dari masa first jobbers sebenarnya akan sangat menguntungkan Anda. Dengan usia yang tergolong masih muda dan risiko penyakit yang minim, premi asuransi yang mesti Anda bayarkan bisa lebih murah.

Artikel yang Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!