Lainnya

Website vs Marketplace: Pilihan atau Sinergi?

Jika Anda berniat ingin memulai usaha secara online, terdapat 2 (dua) pilihan yakni Website vs Marketplace. Lalu, manakah yang lebih baik? apakah marketplace lebih baik atau sebaliknya? manakah yang lebih cepat untuk mengembangkan bisnis saya? semua jawaban Anda akan saya tuangkan melalui artikel ini.

Semua keputusan terakhir ada di tangan kalian semua, saya hanya dapat membantu menyajikan beberapa fakta yang mungkin bisa dijadikan bahan referensi kalian dalam memulai usaha secara online.

Seperti yang sudah kita ketahui di era industri 4.0 dipenuhi dengan berbagai teknologi informasi berbasis digital, tentu ini berlaku pada semua bidang salah satunya bidang bisnis. Kehadiran marketplace dan mudahnya pembuatan website sendiri sudah menjadi bukti bahwa bidang bisnis memang harus secepatnya beralih secara online.

Masih ingat peristiwa pandemi Covid-19? iya betul, peristiwa tersebut membuat Mall yang ada di Indonesia diharuskan untuk menutup sementara guna memperputus penyebaran covid-19 ini.

Mungkin hanya beberapa toko kecil saja yang masih buka karna hasil usaha sehari-harinya hanya dari usaha tersebut, tetapi sayangnya barang tidak laku seperti hari-hari biasa dikarenakan masyarakat yang jarang keluar rumah, apapun secara online, bahkan anak sekolah saja diwajibkan untuk belajar dari rumah (menggunakan sistem daring) tanpa perlu ke sekolah.

Hanya beberapa pedagang yang berpikir cerdas untuk membuka usahanya secara online supaya barang dagangannya tetap laku, dan benar saja justru barang lebih cepat laris secara online dibandingkan membuka toko dilapangan.

Kita bisa petik dari hikmah ini, bahwa berdagang secara online memiliki peluang yang sangat besar, belum lagi para konsumen yang sulit mencari barangnya disekitar rumahnya sehingga ia harus beli secara online, ataupun alasan lainnya seperti lebih mahal jika beli secara langsung di toko, karna secara online para konsumen bisa memperbandingkan harga toko online satu dengan toko online lainnya.

Jadi Anda bisa menerapkan manfaat dari berdagang secara online ini, tetapi yang jadi pertanyaan adalah manakah yang lebih baik antara marketplace dengan website (toko online buatan sendiri)? semua akan saya bahas pada ide pemikiran dibawah ini, silahkan baca terus ulasan yang menarik ini supaya usaha Anda tidak salah langkah dalam memulainya.

Daftar Isi

Website vs Marketplace: Pilihan atau Sinergi?

Dari para pelaku bisnis kini sudah berbondong-bondong memulai usahanya secara digital, hampir semuanya sudah menerapkan hal ini, lebih terbukti bahwa pemasukan bisnis berkali-kali lipat keuntungannya dibandingkan hanya menghandalkan buka toko dilapangan.

Jika Anda bingung ingin memulai yang mana antara website vs marketplace, agar lebih mudah untuk dipahami saya akan jelaskan kelebihan dan kekurangan dari kedua platform ini, karna setiap usaha tentu memiliki keuntungan dan juga kerugian.

Setelah memahami kelebihan dan kekurangannya, saya yakin Anda akan mendapatkan referensi ide mana yang lebih baik untuk memulai. Tak hanya itu saja, saya juga akan membantu menuangkan ide Anda supaya dagangan cepat laris, silahkan baca terus panduan artikel ini yang sangat menarik, ilmu ini sangat mahal jarang kalian dapatkan diluar sana lhoo!.

Kelebihan dan Kekurangan Website Untuk Toko Online

Website vs Marketplace - keuntungan toko online

Website adalah toko online yang nantinya kita buat sendiri, kita dapat menjual produk dagangan melalui website tersebut. Cocok untuk semua jenis bisnis toko online, baik itu berupa barang ataupun jasa, pribadi maupun perusahaan.

Untuk mengenai pembahasan kelebihan dan kekurangan website untuk memulai bisnis Anda, silahkan dipahami beberapa list dibawah ini ya!.

#Apa Kelebihan Mendirikan Website Untuk Toko Online?

1. Sepenuhnya Anda yang Memegang Kendali

Jika kita membangun toko online berupa website yang dibangun sendiri, kita dapat leluasa memegang kendali penuh, kita dapat membuat desain website sesuai yang kita inginkan.

Selain itu kita juga tak perlu butuh fitur-fitur yang harus dicapai, karna fitur tersebut kita bisa buat dengan sendiri, seperti halnya memberikan harga promosi ataupun memberikan pendekatan edukasi kepada calon pembeli sehingga produk lebih cepat larisnya.

2. Dapat Mengatur Produk Mana yang Ingin Dijual Cepat

Tak seperti marketplace jika ingin menggunakan suatu fitur diharuskan memenuhi target yang dicapai ataupun harus mengiklankan di marketplace tersebut, berbeda dengan website yang kita bangun sendiri.

Kita dapat menentukan barang mana yang ingin dijual dengan cepat, kita dapat meletakkan barang tersebut berada dibagian paling atas website, sehingga barang tersebutlah yang dikhususkan untuk dijual dengan cepat, tak lupa juga untuk memberikan strategi marketing supaya barang cepat lakunya.

3. Dapat Menentukan Target Konsumen yang Diinginkan

Setiap konsumen memiliki pola pikir yang berbeda, pada umumnya mengutamakan harga murah namun kualitas barang ingin yang bagus.

Jika menggunakan marketplace, kita tidak dapat menentukan keyword yang diinginkan, sedangkan konsumen paling banyak mencari barang dengan keyword yang seperti itu.

Nah pada website ini kita dapat menentukan target konsumen yang diinginkan, misalnya hanya menjual barang daerah Jakarta Timur saja, untuk wilayah lainnya tidak menerima, dengan begitu justru barang lebih cepat closing karna targetnya lebih spesifik.

4. Proses Penerimaan Uang Lebih Cepat

Enaknya membuat website sendiri untuk berbisnis toko online, kita bisa langsung cair uangnya setelah barang dikirim ke kurir ataupun setelah sampai ke tangan konsumen.

Tanpa perlu menunggu feedback dari sang pembeli, tanpa perlu menunggu batasan minimum penarikan, kita bisa langsung menerima uang tersebut ke ATM milik kita (jika proses transaksi pembayaran melalui ATM).

5. Dapat Menaikkan Nama Branding

Berbeda dengan marketplace yang sangat banyak nama-nama branding dari pelapak lain, kalau kita menggunakan website hanya nama branding kita saja yang terlihat, ini memiliki dampak positif kedepannya karna bisa saja nama brand Anda akan terkenal.

Untuk menaikkan nama branding toko Anda:

  • Perlakukanlah konsumen dengan ramah.
  • Lakukan respon transaksi konsumen dengan cepat.
  • Berikan barang terbaik ke konsumen Anda.
  • Berikan nama brand yang unik dan mudah untuk diingat (jangan terlalu panjang untuk memberi nama brand).
  • Usahakan nama branding produk harus sama dengan nama domain pada website kalian nantinya.

Dan masih banyak lagi sesuai versi kalian bagaimana caranya untuk menaikkan nama brand, hal ini merupakan strategi marketing yang bagus untuk mengenalkan nama brand dengan cepat.

6. Bisa Memberikan Info Penting dengan Mudah

Jika terdapat info-info terkait dengan branding ataupun dengan produk daganganmu, kita dapat memberikan info tersebut pada website, bebas bisa mau letakkan di beranda website maupun di link dagangannya langsung.

Mungkin masih banyak yang menerapkan memberikan info harus desain lalu cetak brosur ataupun banner, namun dengan adanya website yang kalian buat, kalian dapat memberikan info tersebut hanya melalui desain saja tanpa perlu cetak segala.

Berbeda juga dengan marketplace, marketplace tidak bisa memberikan info-info terkait dengan dagangan milik kita. Itulah enaknya memiliki website yang dibangun sendiri untuk mengelola toko online sesuka hati.

7. Mendapatkan Email dengan Nama Domain (Terlihat Lebih Profesional)

Mau tau kelebihan jika membangun website sendiri untuk toko online? ini kelebihan yang banyak orang tidak mengetahuinya, yakni email yang sesuai dengan domain toko online milikmu.

Email pada umumnya paling sering digunakan berakhiran @gmail.com, tetapi berbeda jika kalian membangun website sendiri, misalnya domain website kamu celanabayi.com, maka berakhirannya bisa berupa @celanabayi.com

Untuk email depannya bebas, mau diisi: cs@celanabayi.com atau admin@celanabayi.com ataupun info@celanabayi.com dan sebagainya sesuka kalian ingin diisi seperti apa pada awalannya.

Setiap kalian melakukan pembelian hosting pada penyedia layanan hosting, akan mendapatkan email domain. Hal ini dapat meningkatkan nilai lebih pada nama branding Anda, sehingga terlihat lebih profesional tentunya.

8. Tidak Bergantung Pada Pihak Ketiga

Sudah berhasil membangun website dengan brand kalian dan menciptakan engagement yang kuat, bisnis toko online Anda akan mampu bertahan jangka panjang, tinggal mengolah produknya saja tidak terlalu menekan ke optimasi websitenya lagi.

Berbeda jika kalian menggunakan pihak ketiga (marketplace), lagi rame-ramenya laris manis tiba-tiba marketplace tersebut menutup usahanya, apakah kalian akan terkena imbasnya? tentu saja iya!.

#Apa Kekurangan Mendirikan Website Untuk Toko Online?

1. Memerlukan Investasi Pertahun

Tidak seperti marketplace saat membangun bisnis online kita sudah disediakan wadah secara gratis dan siap untuk membuka lapak secara langsung, namun berbeda jika kita membangun website sendiri, harus memerlukan investasi pertahunnya.

Investasi ini dimaksud adalah hosting dan domain. Hosting adalah sarana penyimpanan file-file toko online Anda nantinya, sedangkan domain adalah alamat website toko online Anda.

Hosting dan domain ini minimal kontraknya rata-rata setahun (1 tahun), Anda juga bisa membeli langsung 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun dan seterusnya.

Untungnya kalian membaca artikel ini, saya memiliki rekomendasi mengenai layanan hosting yang selalu memberikan promo-promo menarik untuk para pelanggannya.

Anda juga mendapatkan Hosting murah & Domain murah, customer service-nya juga ramah dan fast respon sehingga jika terjadi suatu masalah pada website Anda bisa lapor segera, nanti akan dibalas langsung tanpa menunggu lama.

Tak hanya itu, dengan harga segitu sudah mendapatkan hosting dengan kapasitas unlimited, penyimpanan juga sudah menggunakan SSD, mendapatkan email domain juga supaya terlihat lebih profesional.

Tetapi mengenai investasi ini tidak perlu khawatir, karna keuntungan dari hasil dagangan Anda akan jauh lebih besar dibandingkan dari marketplace, terlebih lagi nama branding Anda akan terkenal jika membangun website sendiri untuk kepentingan bisnis.

2. Dibutuhkan Kemandirian dalam Mengelolanya

Website diperlukan kemandirian dalam mengelolanya, mulai dari membangun website seperti desain website yang menarik, penataan produk dagangan hingga ke alur transaksi sampai ke kurir.

Tidak tau bagaimana cara membuat website untuk kepentingan toko online? tidak perlu cemas mengenai hal ini, sekarang sudah ada jasa pembuatan website. Beberapa pemula juga banyak yang menerapkan tehnik ini dalam memulai bisnisnya.

Selain pengelolaan dasar website, Anda juga harus matang dalam merancang strategi marketing, bagaimana caranya untuk mendapatkan pengunjung pada website Anda, kalau bisa pengunjung tersebut langsung beli produk Anda tanpa melihat-lihat saja.

Mengenai mendatangkan pengunjung kepada website kita, akan saya beritahu tips-tipsnya di artikel ini pada submenu dibawah.

Kekurangan dalam memulai usaha toko online menggunakan website, bisa kalian atasi jika mau belajar. Andaikata kamu sudah mengetahui strategi mendatangkan pengunjung pada website, ini menjadi nilai keuntungan (bukan kekurangan).

Kelebihan dan Kekurangan Marketplace

Website vs Marketplace - kelebihan kekurangan marketplace

Marketplace ini adalah sebuah platform berbentuk website maupun aplikasi yang dikelola oleh suatu perusahaan (pihak ketiga), tentunya marketplace ini memberikan fasilitas antara pelapak dengan pembeli untuk saling bertemu secara online mengenai produk yang sedang dibahas.

Marketplace di Indonesia juga banyak salah satu diantaranya yang sudah terkenal ada Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Blibli dan masih banyak lagi.

#Apa Kelebihan Berjualan di Marketplace?

1. Mudah Untuk Memulainya

Jika kita buka usaha online lewat marketplace, sudah disediakan platform untuk menjajakan barang dagangan kita secara gratis, jadi lebih mudah untuk memulainya tanpa perlu biaya tambahan yang berlebih.

Anda bisa pilih marketplace mana saja, karna marketplace satu dengan yang satunya tidak melarang untuk membuka usaha Anda secara berbarengan. Misalnya Anda sudah membuka di Tokopedia, makan Anda juga diperbolehkan membuka di Bukalapak dan marketplace lainnya.

Cukup melakukan pendaftaran akun, ikuti pengisian form, lalu foto produk dagangan Anda, tinggal tunggu deh sampai ada pembeli melakukan transaksi ke lapak Anda.

2. Banyak Pedagang, Bisa Saling Tukar Informasi

Di marketplace sangat banyak pedagang, disana Anda bisa saling bertukaran informasi untuk planning kedepannya, entah sebuah tips ataupun menjalin kerja sama.

Manfaatkan ilmu ini, karna setiap marketplace akan selalu ada sebuah seminar khusus para pelapaknya, bagaimana strategi supaya dagangan laku tanpa menjatuhkan barang dagangan pelapak lain.

3. Rekening Transaksi Lebih Aman

Anda tidak mau rugi seperti barang sudah dikirim tetapi tidak mau dibayar oleh pembeli, sedangkan pembeli juga tidak mau rugi uang sudah dikasih tetapi barang tidak dikirim oleh pelapak.

Dengan adanya pihak ketiga ini dari marketplace, sudah menyediakan rekening bersama, guna untuk menjaga keamanan antara pelapak dan pembeli.

4. Bisa Mendapatkan Promosi Gratis

Setiap marketplace akan selalu melakukan pengiklanan, setiap iklan tersebut tentunya dipilih pelapak mana saja yang pantas untuk dipilih barang dagangannya, iklan tersebut biasanya akan diiklankan lewat google ads.

Ini sebuah keuntungan yang sangat mengembirakan, dengan begitu Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk iklan dan barang dagangan Anda akan laris manis dalam beberapa hari karna akan diiklankan oleh marketplace tersebut.

Namun untuk mendapatkan iklan dari marketplace agak sedikit sulit, hanya barang dagangan yang murah, bagus dan feedback banyak saja yang dipilih.

5. Tidak Perlu Modal Banyak

Mendaftar akun di marketplace gratis, jadi Anda tidak perlu membayar hosting ataupun domain, karna sudah disediakan semua itu dari pihak ketiga ini, Anda hanya perlu action saja dalam berdagang.

6. Pasar Sudah Terbentuk, Tidak Perlu Strategi Marketing

Pernah mendengar istilah free ongkir, serba 12ribu, promo diskon 11.11 dan sebagainya?

Marketplace tentu sudah memiliki strategi marketing untuk menarik para pelanggan, berarti Anda tidak perlu capek-capek terlalu memikirkan strategi marketing.

Strategi marketing yang kalian lakukan cukup:

  • Foto barang dagangan se-menarik mungkin.
  • Berilah judul barang dengan jelas.
  • Berikan deskripsi barang dengan detail.
  • Balas respon chat pembeli dengan cepat.

Dari list-list diatas bisa kalian terapkan, dijamin barang dagangan Anda akan laris manis, tentu akan mendapatkan banyak feedback. Jadi tak perlu memikirkan berlebihan mengenai strategi marketing untuk mendatangkan calon pembeli ke marketplace.

#Apa Kekurangan Berjualan di Marketplace?

1. Banyak Pelapak, Tingkat Bersaing Lebih Sulit

Karena marketplace adalah wadah untuk para pelapak dan pembeli dalam melakukan jual beli barang, maka banyak pula penjual disana,

Semakin banyak para penjual / pelapak, semakin sulit juga kita untuk bersaing. Karena masih dalam satu website yang sama.

Bahkan bisa saja terjadi penyerangan secara langsung pada produk kita, karna persaingan ini sifatnya terbuka, bisa mengetahui titik kelemahan dan kelebihan para pelapak lainnya.

2. Barang Pelapak Lain Sering Masuk

Calon pembeli sedang mencari barang yang diinginkan, sudah mengunjungi barang Anda, tiba-tiba ada barang yang sama dari pelapak lain yang jauh lebih murah.

Memang setiap barang kualitasnya berbeda, kadang yang murah bisa lebih bagus dari yang mahal, sebaliknya juga demikian. Tetapi yang ada dipikiran para calon pembeli ialah cari yang murah selagi bentuk barangnya sama.

Apakah ini bisa merugikan Anda? silahkan jawab sendiri hehe.

3. Tidak Dapat Menentukan Target Konsumen

Jika kalian ingin menentukan keyword / target barang dagangan yang diinginkan, marketplace tidak menyediakan fitur tersebut.

Mungkin hanya ada fitur tombol searching, namun fitur searching ini juga tidak dapat dipastikan, karena banyaknya produk dagangan pelapak lain, bisa jadi barang Anda tampil, bisa jadi juga tidak tampil.

4. Marketplace Tidak Peduli Nama Branding Anda

Jika ingin menaikkan nama brand toko Anda, marketplace tidak peduli mengenai ini. Marketplace hanya mengetahui barang dagangannya saja, antara pembeli dan penjual. Andaikata kalian ingin menaikkan nama brand, marketplace bukan pilihannya.

5. Fitur yang Terbatas

Jika kalian ingin menjadikan pelapak premium, tentu harus membayar fitur tersebut, setiap tingkatan reputasi premium harganya berbeda.

Apa maksud dari pelapak premium ini? misalnya:

  • Anda bisa melakukan diskon harga barang (bukan mengurangi, tetapi diskon ya!, yang ada coretan diharganya).
  • Melakukan iklan pada marketplace tersebut (bukan iklan di google ads, tetapi di marketplacenya sehingga barang Anda akan tampil di awal dari pada barang pelapak lain).
  • Promo gratis ongkir (siapa yang tidak mau dengan gratis ongkir? tetapi sayangnya fitur ini biasa berlaku pada pelapak premium saja).
  • Dan sisanya sesuai ketentuan marketplace tersebut, karna setiap marketplace memiliki fitur yang berbeda.

Bagaimana Jika Saya Pilih Keduanya? Website & Marketplace

Website vs Marketplace - pilih website toko online atau marketplace

Setelah membaca penjelasan yang cukup panjang kelebihan dan kekurangannya, mungkin Anda akan bertanya dalam hati, “Bagaimana jika saya menggabungkan keduanya supaya barang lebih cepat laris manis?“.

Selama waktu Anda cukup untuk mengurus keduanya, kenapa tidak?. Hal paling penting adalah manajemen waktu dalam berbisnis, jika waktu Anda terlalu sibuk dengan urusan lain, lebih baik pilih salah satu, jangan sampai konsumen kecewa dengan respon Anda yang sangat lama, ini bisa menjatuhkan nama branding lhoo!.

Jika dirasa waktu cukup untuk mengelola keduanya, ini justru lebih maksimal. Anda bisa mengelola website sambil mengurus barang Anda di marketplace.

Anda juga bisa memanfaatkan marketplace untuk menggiring calon pembeli ke website Anda, ini tidak dilarang oleh marketplace selagi Anda tidak melanggar ketentuannya, sebelum menerapkan hal ini baca terlebih dahulu ketentuan pada marketplacenya ya!.

Jadi, Lebih Baik Pilihan atau Sinergi?

Pilihan yang dimaksud adalah kalian memilih salah satu, antara marketplace ataupun website untuk mengelola bisnis online Anda.

Sinergi adalah menggabungkan keduanya antara marketplace dan juga website toko online, hal ini tentu membutuhkan waktu lebih dalam mengelola-nya.

Jadi, lebih baik pilihan atau sinergi? Saya tidak bisa jawab, silahkan keputusan ada di tangan Anda, saya hanya menyajikan fakta-nya saja supaya kalian memiliki ide tambahan untuk memulai bisnis online.

Jika Anda hanya pilih salah satu, mungkin tips-tips dibawah ini sangat bermanfaat untuk merencanakan ide bisnis mu. Apalagi menggabungkan antara website & marketplace, akan jauh lebih maksimal tentunya.

Tips Jika Anda Memilih Jualan di Marketplace

Jika Anda memilih berjualan di marketplace, saya memiliki beberapa tips yang bisa meningkatkan penjualanan barang Anda. Bagaimana caranya?.

#Cara Meningkatkan Penjualan di Marketplace

1. Daftarkan Akun di Semua Marketplace

Website vs Marketplace - data pengunjung marketplace

Pada gambar diatas adalah tabel pengunjung marketplace Indonesia, saya ambil data tersebut dari katadata.co.id, data diatas pengunjung dalam setahun (tahun 2019).

Anda bisa daftarkan Akun di beberapa marketplace, jika semuanya kalian daftarkan justru lebih bagus, supaya hasilnya lebih maksimal nantinya.

2. Gunakan Fitur Pelapak Premium

Mau hasil yang lebih maksimal? setiap marketplace memiliki fitur premium, fitur ini tentunya berbayar jika ingin menggunakan.

Setiap marketplace juga memiliki fitur premium yang berbeda, pada intinya fitur ini sangat bermanfaat untuk membuat toko Anda terlihat lebih istimewa di mata konsumen, sehingga konsumen tertarik untuk membeli di toko Anda.

3. Gunakan Nama Toko yang Mudah Diingat

Memang sih di marketplace nama branding tidak terlalu dipedulikan, akan tetapi lebih baik kalian gunakan nama yang pendek tetapi mudah untuk diingat.

Ini bermanfaat banget untuk nantinya, misalnya pembeli pernah beli di toko mu, keesokan harinya ia membeli barang lagi dan ketemulah toko Anda yang ia ingat, karna toko Anda pernah melayani dengan ramah, pembeli akan memilih toko Anda karena sudah terbukti kenyamanan dalam bertransaksi dengan Anda.

4. Gunakan Logo Toko Anda yang Menarik

Supaya terlihat lebih profesional, gunakanlah logo pada toko Anda di marketplace, kesan ini akan menjadi nilai tambah di mata calon pembeli.

Tidak bisa desain logo? gampang, cari saja jasa desain di google atau media sosial.

5. Gunakan Foto Produk yang Bagus

Foto produk yang bagus akan dilirik oleh calon pembeli, dengan syarat gunakan foto asli dagangan Anda pribadi, jangan comot dari google.

Jika Anda sebagai calon pembeli, pasti agak ragu jika pelapak memberikan fotonya kurang jelas apalagi sampai ngambil dari google (foto produk orang lain).

6. Berikan Judul dan Deskripsi Barang

Ini hal yang paling sering saya temui, banyak para pedagang di marketplace yang hanya menjiplak deskripsi pedagang lainnya, ini harus dihindari ya!.

Gunakan deskripsi yang jelas, versi ide-mu sendiri, jangan ide orang lain!. Judul juga berikan yang jelas dan tertarget, jangan terlalu panjang.

7. Fast Respon

Jarang sekali calon pembeli langsung transfer begitu saja tanpa menanya-nanya, saya pribadi pun juga demikian harus menanyakan bentuk barang tersebut walaupun sudah jelas dari deskripsi dan juga foto produk / barang.

Disini perlakukanlah calon pembeli dengan membalasnya dengan ramah & fast respon, jangan sampai calon pembeli sudah membeli barangnya di pelapak lain karena pelapak lain sudah menjawab pertanyaannya terlebih dahulu.

8. Aktifkan Online Shop

Tau kan online shop itu apa? iya, kita mempromosikan barang dagangan lewat media sosial. Ini juga faktor penting sebagai nilai tambah calon pembeli, jadi tidak terlalu berpatokan pada pengunjung marketplace saja.

Tips Jika Anda Memilih Jualan Online di Website

Jika Anda memilih untuk membuka usaha bisnis online menggunakan website, ada beberapa tahap yang harus dipelajari. Mau omzet meledak dalam setahun? ikuti beberapa tahap berikut ini.

#Cara Jualan Online di Website Agar Banyak yang Minat

1. Tentukan Modal Investasi

Investasi yang dimaksud adalah hosting dan domain, karena website membutuhkan kedua hal itu. Tentukan Anda ingin membeli dengan spesifikasi hosting yang berapa saja dalam setahun, mengenai modal barangnya ini diluar perhitungan lagi ya!.

2. Buat Logo Website

Supaya orang lain lebih tertarik dan percaya terhadap website Anda, gunakanlah logo yang bagus, menarik!. Jangan mengikuti konsep logo orang lain, gunakanlah konsep logo ini dari nama branding Anda.

3. Tampilan Website yang Menarik

Tidak bisa membuat website yang menarik? tidak perlu cemas, sekarang banyak jasa pembuatan website. Mengenai harga pembuatannya variatif, ada yang murah dan ada juga yang mahal sesuai tingkat kesulitannya.

4. Gunakan Nama Domain yang Pendek

Supaya website Anda cepat terkenalnya, gunakan nama domain-nya yang pendek, mudah untuk diucapkan. Usahakan cari nama domain yang 1 (satu) kata, jangan 2 (dua) kata atau 3 (tiga) kata apalagi sampai lebih.

Misalnya seperti feritekno.com, nah disini domainnya ada 2 (dua) kata, feri & tekno. Jadi carilah dan usahakan nama domain hanya 1 (satu) kata saja.

5. Mendaftarkan Alamat di Google Maps

Manfaat dari google maps ini sangat bagus untuk kelangsungan pengunjung website Anda, karna data pengunjung internet berawal dari lokasi terdekatnya, siapa tau kamu bisa laris manis dagangannya hanya dari daerah mu saja.

Tips ini jarang orang lain ketahui, selain itu mendaftarkan alamat di google maps juga membuat calon pembeli lebih percaya kepada kita.

6. Membuat Email Domain Sendiri

Manfaat membuat website sendiri Anda akan mendapatkan email domain sesuai dengan domain website Anda, email domain ini bisa Anda dapatkan saat pembelian hosting.

Hal ini juga menjadi nilai tambah, terlihat lebih profesional, dibandingkan email yang berakhiran @gmail.com atau @yahoo.com terlihat hanya biasa saja, kurang menarik!.

7. Belajar SEO Supaya Website Banyak Pengunjungnya

Setelah website sudah berhasil terbuat dengan sempurna, apakah website akan banyak pengunjungnya tanpa kita lakukan optimasi? tentu saja tidak.

Kita harus mempelajari SEO (Search Engine Optimization), tentunya mempelajari ini gratis, tidak berbayar. Namun untuk mempelajarinya Anda harus lebih tekun memahami prinsip cara kerja google.

SEO ini terbagi menjadi 2 (dua):

  1. SEO On-Page
  2. SEO Off-Page

Digoogle mengenai pembelajaran SEO ini sudah banyak yang mengulasnya, silahkan bisa kalian pelajari, mulai dari pengertiannya terlebih dahulu setelah itu baru ketahap belajar SEO Onpage & SEO Offpage.

8. Aktifkan Iklan

Selain SEO, Anda juga bisa mengiklankan website di google adwords ataupun di media sosial. Cara ini memang berbayar, tetapi hanya optional saja, boleh menerapkan dan boleh juga tidak.

Saran lebih baiknya, setelah website sudah jadi, sambil mengoptimasi SEO, Anda juga perlu mengiklankan produk di goggle adwords atau di media sosial.

Iklan ini lebih baik kalian terapkan selama 6 bulan pertama saja, karna kebutuhan SEO ini tidak langsung sukses website Anda tampil di halaman pertama, SEO itu membutuhkan waktu minimal 6 bulan supaya website Anda bisa tampil pertama di google.

Setelah website sudah tampil di halaman pertama apakah tidak perlu iklan lagi?” saran lebih baiknya dibarengin dengan iklan, supaya lebih optimal pengunjung Anda perharinya.

Tips ini sangat membuat Anda kaget, enggak percaya? silahkan coba saja!.

9. Fast Respon

Supaya calon pembeli tidak kabur dari Anda, maka diperlukan fast respon, segera mungkin balaslah percakapan calon pembeli dengan cepat & ramah.

10. Buatlah Foto Produk yang Menarik

Hal yang paling penting lagi adalah foto produknya, karena niatan dari calon pembeli adalah membeli suatu produk, jadi buatlah foto produk tersebut yang menarik.

Bagaimana cara membuatnya menarik? Anda bisa gunakan kamera yang bagus, entah mau pinjam punya teman ataupun keluarga, pakai kamera HP juga bisa. Hindari mengambil foto produk dari google!.

11. Buat Testimoni

Saya baru buat website, tidak memiliki testimoni, bagaimana dong?” untuk membuat testimoni ini sangat gampang, Anda bisa mencari orang terdekat mau itu teman ataupun keluarga Anda sendiri, setelah itu mintalah testimoni dari mereka mengenai produk Anda.

12. Aktifkan Online Shop

Supaya calon pembeli tidak mengharapkan pada website saja, Anda perlu mengaktifkan online shop. Maksud dari online shop adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana berdagang secara online.

13. Tekun!

Untuk tips selanjutnya silahkan tuangkan ide menarik Anda, tekuni ide tersebut, kembangkan idenya!.

Kesimpulan

Mungkin hanya sampai disini saja yang bisa saya bantu mengenai Website vs Marketplace: Pilihan atau Sinergi?, dan juga tips-tips menarik lainnya yang bisa kalian petik.

Marketplace dapat menawarkan masa yang banyak, sedangkan website menawarkan branding yang menjanjikan, terlebih lagi jika Anda dapat mengolahnya maka website akan mendapatkan masa / pengunjung banyak.

Semoga bisnis yang Anda inginkan tercapai secepatnya, selamat untuk bergabung di dunia bisnis online.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Rumahweb:

Website vs Marketplace Pilihan atau Sinergi - Lomba Blog

Artikel yang Terkait

4 Komentar

  1. Wah mantap pembahasannya Website VS Marketplace, salam dari saya Daris yang mengikuti lomba juga disitus karya1[dot]net

  2. Pembahasan mengenai tips website untuk toko online sangat menarik kak, sekarang saya lagi coba mempelajari SEO, untuk kriteria yg lainnya alhamdulillah bisa semua.
    Terimakasih ulasannya bermanfaat

    1. Alhamdulillah jika ulasan ini bermanfaat untuk kak Hendra, selamat untuk mempelajari yaa kak, pasti bisa!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!